PUSTAKA ULUMUL QUR’AN
Rp 3.350.000
Rp 2.350.000
PUSTAKA ULUMUL QUR’AN
Edisi terbaru, terlengkap

Sambutan Kepala Lajnah
Dalam rangka memberikan pemahaman yang benar kepada masyaratkat akan Al-Qur’an, Latnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI telah melaksanakan kegiatan penyusunan buku-buku Ulumulquran yang terdiri atas 1) Asbabun-Nuzul: kronologi dan sebab turun wahyu Al-Qur’an. 2) Keutamaan Al-Qur’an dalam Kesaksian Sunnah. 3)Makkiy dan MAdaniy: Periodisasi Pewahyuan Al-Qur’an.
Buku Asbabun-Nuzul adalah sebuah upaya untuk memberi pemahaman yang lebih utuh terhadap Al-Qur’an dengan cara mahadirkan dan menghimpun sejumlah riwayat dari berbagai sumber dengan mempertimbangkan kesahihan dan ketegasan redaksionalnya sebagai sebab nuzul. Buku ini juga dilengkapi dengan pengantar tentang ilmu asbabun nuzul sehingga bisa dijadikan sumber rujukan akademik bagi para pengkaji Al-Qur’an.
Buku Keutamaan Al-Qur’an dalam Kesaksian Sunnah menjelaskan keutamaan Al-Qur’an dan surah-surahnya secara utuh dengan berdasarkan pada penjelasan Nabi seperti yang diriwayatkan oleh para ahli hadits. Dalam memilih hadits-hadits yang dijadikan sumber rujukan, diutamakan hadits-hadits yang berkualitas sahih dan hasan.
Buku Makkiy dan Madaniy menjelaskan seputar periodisasai turunnya surah-surah Al-Qur’an sebagai sumber rujukan dalam penetapan klasifikasi surah dalam Mushaf Al-Qur’an Standar Indonesia. Buku ini berisikan pendapat para mufasir seputar status surah dan dalil-dalil yang dijadikan referensi atau dasar penetapan. Dengan kata lain buku ini bisa disebut sebagai dasar akademik penetapan klasifikasi surah dalam Mushaf Al-Qur’an Standar Indonesia.
Dr.Muchlis M. Hanafi, MA

Sambutan Kepala Badan Litbang dan Diklat Kemenag
Untuk mendapatkan pemahaman mengenai Al-Qur’an tidak cukup hanya dengan mengandalkan terjemah dan tafsirnya saja. Namun diperlukan perangkat ilmu-ilmu lain atau kajian-kajian lain yang mendukung pemahaman tersebut. Oleh karena itu, selain menerbitkan Al-Qur’an dan terjemahnya serta Al-Qur’an dan tafsirnya, Kementerian Agama, dalam hal ini Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an, Badan Litbang dan Diklat menyusun Buku yang berisi Pustaka Ulumul Qur’an yang didasarkan pada keterangan hadits-hadits Nabi yang mu’tamad (yang dapat dijadikan sandaran kerena memiliki kualitas yang sahih atau hasan).
Prof. Dr. H. Abdul Djamil, MA

Tim Penyusun :
Kepala Badan Litbang dan Diklat Pembina
Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an Pengarah
Dr.Muchlis M. Hanafi, MA Ketua
H. Zarkasi, MA Sekretaris
Deni Hudaeny AA. Lc. M.A. Sekretaris
Dr. M. Khairul Mustagfirin, Lc, M.A
Asmu’i, M.A.
Bisri Mustofa, S.Ag
Zainal Arifin, M.A.
Reflita, M.A.
Muhammad Fatichuddin, S.S.I.
Mustopa, M.Si.
Ahmad Jaeni, S.Th.I.
H. Imam Arif Purnawan, Lc. M.A
Fatimatuzzahro, S.Hum
Jonni Syatri, M.A.
H. Haris Fadly. Lc, M.A.
Hj. Khikmawati, Lc.
Ali Massaid, M.A.
Nurkaib, S.S.I.
Amanullah Halim, Lc.

Narasumber :
Dr. H. Shahabudin, M.A.
Dr. H. Saiful Bahri, M.A.
Romli Syarqawi, M.A.

Pemberi Saran :
Dr. Sahabudin, M.A.
Prof. Dr. Hamdani Anwar, M.A

Spesifikasi :
Buku Luks Eksklusif
Terdiri 6 Jilid
Hard Cover
1272 Halaman
Kertas Matte Paper 120 gr
Ukuran 21 x 29 cm

Apakah tujuan dari mempelajari ‘Ulumul Qur’an?
Agar dapat memahami AlQur’an, firman Allah ‘Aza Wajalla yg sejalan dengan keterangan yang dikutip oleh para sahabat dan para tabi’in tentang penafisran mereka terhadap Al-Qur’an
Agar mengetahui cara dan gaya yang digunakan oleh para mufassir (ahli tafsir) dalam menafsirkan Al-Qur’an dengan disertai penjelasan tentang tokoh-tokoh ahli tafsir yang ternama serta kelebihan-kelebihannya.
Agar mengetahui persyaratan-persyaratan dalam menafsirkan Al-Qur’an
Mengetahui ilmu-ilmu lain yang dibutuhkan dalam menafsirkan Al-Qur’an.

Apa Hubungan ‘Ulumul Qur’an dengan tafsir Alquran?
1. Fungsi ‘Ulumul Qur’an sebagai alat untuk menafsirkan:
Ulumul Qur’an akan menentukan bagi seseorang yang membuat syarah/penjelasan atau menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an secara tepat dapat dipertanggung jawabkan. Maka bagi mafassir ‘Ulumul Qur’an secara mutlak merupakan alat yang harus lebih dahulu dikuasai sebelum menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an.

Dengan menguasai ‘Ulumul Qur’an seseorang baru bisa membuka dan menyelami apa yang terkandung dalam Al-Qur’an
‘Ulumul Qur’an sebagai kunci pembuka dalam menafsirkan ayat Al-Qur’an sesuai dengan maksud apa yang terkandung di dalamnya dan mempunyai kedudukan sebagai ilmu pokok dalam menafsirkan Al-Qur’an.

2. Fungsi ‘Ulumul Qur’an sebagai Standar atau Ukuran Tafsir*
Apabila dilihat dari segi ilmu, ‘Ulumul Qur’an sebagai standar atau ukuran tafsir Al-Qur’an artinya semakin tinggi dan mendalam ‘Ulumul Qur’an dikuasai oleh seseorang mufassir maka tafsir yang diberikan akan semakin mendekati kebenaran, maka dengan ‘Ulumul Qur’an akan dapat dibedakan tafsir yang shahih dan tafsir yang tidak shahih.

Daftar Isi Jilid 1-2 (Asbabun Nuzul)
Asbabun Nuzul : Kronologi dan Sebab Turun Wahyu Al-Qur’an
Konsep dan Teori Asbabun-Nuzul
Pengertian Asbabun-Nuzul
Fase Perkembangan Asbabun-Nuzul
Fungsi-fungsi Asbabun-Nuzul
Cara Mengetahui Asbabun-Nuzul
Sumber-sumber Asbabun-Nuzul
Level Asbabun-Nuzul
Bentuk dan Pola Asbabun-Nuzul
Bentuk Relasi Sebab Nuzul dan Ayat Al-Qur’an
Problem Kekhususan Sebab dan Keumumam Ayat
Kaidah Penetapan Asbabun-Nuzul
Sebab Turunnya Surah al-Baqarah s/d Surah al-Lahab

Daftar Isi Jilid 3 : (Keutamaan Al-Qur’an)
Keutamaan Al-Qur’an dalam Kesaksian Hadits; Penjelasaan Seputar Keutamaan Surah dan Ayat Al-Qur’an.
Keutamaan Al-Qur’an :
Keutamaan Al-Qur’an dalam Kesaksian Al-Qur’an
Kedudukan Al-Qur’an
Didalamnya tidak terdapat kebatilan dan kesalahan
Orang yang membaca Al-Qur’an akan mendapatkan karunia yang besardi sisi Allah
Al-Qur’an adalah cahaya petunjuk hidup
Al-Qur’an adalah nasihat, penawar penyakit hati, petunjuk dan rahmat bagi orang-orang mukmin
Al-Qur’an menambah keimanan orang-orang yang bersih hatinya

Keutamaan Al-Qur’an dalam Kesaksian Hadits
Pelajar dan pengajar Al-Qur’an adalah sebaik-baik manusia
Bentuk balasan membaca Al-Qur’an antara yang mahir dan yang masih terbata-bata
Membaca dan mempelajari Al-Qur’an secara bergantian (tadarus) akan mengundang ketenangan, kasih saying Allah, doa para malaikat, dan kedekatan kepada Allah
Satu huruf Al-Qur’an yang dibaca bernilai satu kebaikan, dan satu kebaikan berlipat sepuluh kalinya
Anjuran iri terhadap orang yang tekun membaca Al-Qur’an
Keutamaan menyembunyikan atau menampakan bacaan Al-Qur’an sama halnya menyembunyikan atau menampakan sedekah
Al-Qur’an membawa pengaruh bagi siapapun yang membacanya, seperti minyak wangi, termasuk bagi orang munafik sekalipun
Tanpa Al-Qur’an, diri manusia seperti rumah kosong
Hafalan Al-Qur’an menentukan layaknya seseorang menjadi pemimpin
Al-Quran menentukan derajat suatu kaum
Para aktifis Al-Qur’an adalah keluarga Allah dan orang-orang yang istimewa di sisi Allah
Al-Qur’an akan menjadikan umat mulia
Al-Qur’an menjauhkan seseorang dari kelalaian, menjadikannya golongan yang taat beribadah dan berhak menerima pahala yang melimpah
Al-Qur’an akan memberi syafaat bagi pembacanya pada Hari Kiamat
Al-Qur’an memohonkan syafaat di Hari Kiamat
Al-Qur’an menyambut para pembacanya di Hari Kiamat
Al-Qur’an menentukan kedudukan seseorang di surge

Keutamaan Surah-Surah Al-Qur’an
Surah al-Fatihah s/d Surah an-Nas
Ayat dan Surah yang Disunahkan Dibaca pada Waktu-waktu Tertentu

Daftar Isis Jilid 4-6 (Makkiy & Madaniy; Periodisasi Pewahyuan Al-Qur’an)
Makkiyah dan Madaniyah dalam Diskursus Ilmu Al-Qur’an; Diskursus seputar Makkiy dan Madaniy
Ragam Makna Makkiy dan Madaniy
Penyebab perbedaan Ulama dalam Menetapkan Kriteria Makkiy atau Madaniy terhadap Ayat dan Surah

Relasi Makkiy dan Madaniy dengan Ilmu-ilmu Al-Qur’an
Relasi Makkiy dan Madaniy dengan Asbab an-Nuzul
Relasi Makkiy dan Madaniy dengan an-Nasikh wa al-Mansukh
Relasi Makkiy dan Madaniy dengan Fad ail Al-Qur’an

Perkembangan Ilmu dan Karya-Karya tentang Makkiy-Madaniy
Sejarah Awal Ilmu al-Makkiy wa al-Madaniy
Beberapa kitab dalam Ilmu Makkiy-Madaniy yang Ditulis oleh Para Ulama Terdahulu
Kitab dan Disertasi dalam Ilmu Makkiy-Madaniy yang Ditulis oleh Para Penulis kontemporer

Metode Penetapan Makkiy dan Madaniy
Metode Sama’iy
Metode Qiyasiy
Karakteristik Surah dan Ayat Makkiyah dan Madaniyah
Karakteristik Makkiy-Madaniy dari Aspek Ujaran (Lafal)
Karakteristik Makkiy-Madaniy dari Aspek Tema
Karakteristik Makkiy-Madaniy dari Aspek Gaya Bahasa

Riwayat-Riwayat Seputar Makkiy-Madaniy dan Kualitas Masing-Masing Riwayat
Riwayat Abu Ubaid dari ‘Aliy bin Abi Talhah
Riwayat Ibnu ad-Durais dari Ibnu ‘Abbas
Riwayat Abu Ja’far an-Nahhas dari Ibnu ‘Abbas
Riwayat Ibnu ‘Abd al-Kafiy dari Ibnu ‘Abbas
Riwayat al-Baihaqiy
Riwayat al-Haris al-Muhasibiy dari Qatadah
Riwayat Ibnu al-Anbariy dari Qatadah
Riwayat Abu ‘Amr ad-Daniy
Riwayat dari az-Zuhriy

Surah-Surah yang Muttafaq dan Mukhtalaf
Surah-Surah yang Muttafaq dan Mukhtalaf
Ayat Madaniyah dalam Surah Makkiyah dan Ayat Makkiyah dalam Surah Madaniyah

Urgensi Ilmu Makkiy-Madaniy
Ilmu Makkiy-Madaniy sebagai Kelengkapan Metodologis Mufasir
Ilmu Makkiy-Madaniy sebagai Pijakan bagi Bahasan Nasikh-Mansukh
Ilmu Makkiy-Madaniy sebagai Pijakan dalam Mengungkap Sejarah Tasyri
Ilmu Makkiy-Madaniy sebagai Pengantar bagi Kajian Asbab an Nuzul

Surah Makkiyah dan Madaniyah dalam Mushaf Al-Qur’an Standar Indonesia
Surah Al-Fatihah s/d an-Nas

Produk Lainnya

dibuat denganberdu
@2023 Lentera Ilmu Makrifat Inc.